BAGI Miming, pengusaha sukses asal Kota Bandung, utang adalah aset. Lho? Pengusaha sukses yang mendapat julukan si Raja Utang ini secara khusus datang ke Kota Banjarbaru untuk berbagi ilmu menyulap utang menjadi aset.
Miming hadir di Kota Idaman sebagai nara sumber utama kegiatan seminar yang mengangkat tema "Bagaimana Mengelola Utang menjadi Aset, di Aula Permata In, Banjarbaru, Senin (22/6).
Dimulai dengan menceritakan pengalaman pribadinya yang begitu berliku dalam merintis sebagai usaha pada tahun 80-an. Gayanya yang ceplas-ceplos diselingi guyonan ringan, membuat ratusan peserta antusias hingga akhir pemaparannya.
Perjalan hidup Miming dimulai dari pekerja yang hanya bergaji Rp 350 ribu per bulan. Sampai akhirnya seorang rekannya menawarkan sebuah ruko seharga Rp 120 juta, dengan cicilan Rp 2,3 juta per bulan.
"Nggak mungkin kan kalau saya bayar cicilan ruko dengan gaji saya. Maka kuncinya, ruko harus diberdayakan sehingga mandiri untuk membayar cicilannya. Fokusnya ke bisnis," ujar Miming.
Ditekankan Miming, jangan sekali-kali gaji menyubsidi untuk membayar ruko. Sebaliknya, bisnislah yang harus menyubsidi ke gaji. Bagaimana jika tidak punya uang untuk beli ruko dan tiada modal untuk usaha? Pola pikir inilah menurut Miming yang sekarang ada di benak orang Indonesia pada umumnya. Untuk memulai suatu usaha selalu saja modal yang dijadikan kendala.
"Ini karena kita cenderung menggunakan otak kiri atau otak sebagai karyawan. Belum tahu mau usaha sudah berpikir tidak ada modal. Intinya bukan karena modal, tetapi keberanian untuk memulai," ujarnya.
Karena itu untuk menjadi seorang pengusaha harus punya keberanian memulai. Sebelumnya, diperlukan wawasan dan bagaimana menjadi seorang pengusaha sukses yang tidak perlu modal.
Dalam hal ini, Miming memberikan trik menjadi seorang pengutang yang menjadi pengusaha suskses yang telah dia terapkan dalam pengalamannya merintis usaha.
"Harus fokus ke bisnis dan jangan salah persepsi lantas takut berutang. Dengan utang kita menghidupi karyawan bank, dan ketika membayar tangan kita selalu berada di atas," ujarnya disambut tawa peserta.
Bahkan kata Miming, jika mampu mengelola utang dengan baik, tidak perlu membayar angsuran tiap bulan yang merepotkan. Terbukti, dari trik yang diajarkan Miming, utang dari satu bank dengan bank lainnya saling subsidi sampai akhirnya lunas dan tersisa aset berupa ruko atau barang bernilai ekonomis lainnya.
Berbisnislah untuk Menyubsidi Gaji
Belajar Blog,
Kategori
bisnis
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)








Comments :
Poskan Komentar
"Jadilah orang pertama yang memberikan komentar"
Silahkan berkomentar asal jangan nyepam ya :D