BANDUNG, KAMIS - Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Lokal Bandung, hari ini Kamis 2 Juli 2009 mendapati 15 orang peserta yang melakukan kecurangan saat ujian.
"Dua orang sudah menyerahkan barang bukti, 13 orang lain masih kami selidiki," ujar Sekretaris Eksekutif panitia lokal Bandung Asep Gana di Bandung Rabu 2 Juli 2009.
Menurut Asep, kecurangan itu berawal dari kecurigaan panitia terhadap salah seorang peserta ujian. Namun demikian, petugas tidak segera menangkap mereka karena takut mengganggu konsentrasi peserta lain, ujar Asep.
"Setelah ujian usai, kata Asep, barulah panitia mendekati peserta yang diduga curang itu. "Setelah ditanyai panitia, peserta itu mengaku telah melakukan kecurangan," kata Asep.
Meski modusnya tidak terbilang baru, ujar Asep, kecurangan yang dilakukan 15 orang peserta itu lebih canggih dari tahun sebelumnya.
"Mereka menggunakan telepon genggam yang dilengkapi alat tertentu," ujar Asep sambil memperlihatkan dua telepon genggam yang telah disita panitia.
Alat itu berupa kabel berwarna krem yang dililitkan di leher, mik kecil, dan earphone tanpa kabel. Untuk mengaktifkan alat itu, peserta menggunakan baterai 1.55 V tipe 337.
Alat itu menghubungkan peserta dengan seseorang yang akan membantu mereka menjawab soal. "Kalau mereka lulus, masing-masing akan membayar Rp 100 juta kepada orang itu," kata Asep.
Atas temuan itu, kata Asep, pihaknya akan melaporkan ke ketua panitia lokal untuk diteruskan ke panitia pusat. Tapi kata Asep kelima belas peserta itu tidak dilaporkan ke polisi. "Yang harus ditangkap itu adalah orang yang mengiming-imingi mereka," katanya.
Kecurangan UMPTN Paling Baru dan Tercanggih
Belajar Blog,
Kategori
ada-ada saja
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

:11
:13
:15
:17
:19
:21
:23
:27
:29
:31
:33
:35
:37
:39
:41
:43
:45
:47
:49
:51
:53
:55
:57
:59
:61
:66
:69







Kecurangan memakai teknolgi tuuuh
:66